Minggu lalu kelas PGMI II A membahas tentang"Urgensi Metodologi dalam Studi Islam" sebenarya saya sedikit bingung. Memang benar yang dikatakan Bapak Ngainun Naim ,jika awal membaca buku seperti itu memang sangat membingungkan tapi lambat laun kita akan terbiasa dengan seperti itu . Jadi yang harus kita biasakan adalah membaca buku .
pluralisme
12,Mei2015 Pertemuan ke ???????????? berapa kali sampai saya lupa mungkin ini adalahpertemuan ke 9 kali dengan Bapak Ngainun Na’im.Pertemuan kali ini membicarakan tentang “Berbagai Pendekatan dalam Studi Islam” akan tetapi dalam poin ini dibahas tentang pendekatan dalam segi “Pendekatan Sejarah”. Mungkin kata sejarah bukan lagi kata yang asing di telinga mahasiswa karena kata ini mungkin tidak hanya dibahas dalam mata kuliah MSI saja akan tetapi di mata kuliah lain seperti Sejarah Peradaban Islam juga di bahas. Kali ini Bapak Ngainun Na’im menjelaskan kata sejarah berhubungan dengan ibarat pohon, mengapa dikatakan seperti itu karena pohon itu ibarat suatu kehidupan. Dan sejarah itu di mulai dari suatu krhidupan apabila tidak ada kehidupan maka sejarah itu pun tidak akan di mulai, brgitu juga dengan sebuah pohon apabila tidak di mulai dengan kehidupan maka itu pun tidak akan berwujud suatu pohon. Dan dari pertemuan itu hal yang saya rasa menarik adalah itu mengapa ??...
Komentar
Posting Komentar