Pertemuan MSI yang ke 6 ,dan ini
adalah kali pertama saya setelah beberapa hari tidak membuka blog. Saya
berfikir belajar MSI sangat menyebalkan karena pertama kalinya saya sangat
tidak faham dengan apa yang dibicarakan dalam pelajaran MSI karena kata-katanya
juga sangat sulit untuk dipahami.Tapi lambat laut karena sudah mulai terbiasa
dengan yang dibicarakan saya mulai paham meskipun itu tidak keseluruhan, tapi
itu lebih baik daripada tidaksama sekali.
Kali
ini saya akan membahas tentang “Studi Islam di Barat” , berbicara tentang studi
islam di barat .Mahasiswa Indonesia yang pertama kali yang melakukan studi di
barat adalah Raden Mas Ismangoen Danoewinoto. Studi dilakukan pada masa itu
lebih melatarbelakangi kepentingan politisi yang tidak bisa dilepaskan begitu
saja. Seiring perkembangan zaman studi islam di barat semakin berkembang dan
kemudian muncul tokoh kedua yang belajar di barat yaitu M. Rasjadi pada waktu
itu pengajaran keagamaan lebih terpaku pada salah satu paham atau aliran pemikirin,
atau bahkan kelompok atau pemikiran orang-orang tertentu. Akibatnya pemahaman
dan pemaknaan agama hanya terbatas pada paham tertentu saja secara sempit dan
parsial.
Setelah
itu Studi islamdi negeri Belanda dilakukan dibeberapa Universitas, memang
disana islam tidak dpelajari secara khusus tetapi islam dipelajari dalam
kerangka berbagai disiplin ilmu. Dengan yang demikian, sesungguhnya kajian
islam yang dilakukan di Barat sudah berlangsung cukup lama yaitu semenjak abad
ke 19 hingga sekarang ini.
Komentar
Posting Komentar